(Infojabar.com) – Kasus hilangnya 200 kilogram daging rendang yang dimasak oleh Willie Salim di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, pada Rabu, 19 Maret 2025, mengundang reaksi keras dari para netizen. Kejadian ini memicu berbagai perbandingan dan perbincangan, terutama terkait dengan sikap masyarakat dalam menghadapi acara pembagian makanan.
Salah satu komentar yang cukup banyak mendapat perhatian datang dari pengguna TikTok @vinnarauf, yang memuji adab warga Papua. Ia mengatakan, “Saya salut dengan orang Papua. Meskipun mereka jarang makan enak dan hidup dalam keterbatasan, tetapi mereka selalu sopan. Kalau ada acara masak-masak besar, kalau tidak diundang untuk makan, mereka tidak akan berani mengambil, coi.” Pernyataan ini mendapatkan 46,4 ribu likes dan mendapat dukungan dari banyak netizen yang sepakat mengenai tata krama warga Papua yang dianggap lebih tertib dan beretika.
Perbandingan dengan warga Palembang pun mencuat. Beberapa netizen menilai bahwa warga Palembang lebih terburu-buru dan tidak memperhatikan adab dalam mengambil makanan. Hal ini merujuk pada insiden di mana daging rendang yang belum matang sudah diambil warga sebelum dibagikan, mengundang kritik dari berbagai kalangan.
Pengguna TikTok @putri_galunggung mengungkapkan keheranannya terkait respons aparat. “Kok malah bapak polisinya bilang ini luar biasa?” tulisnya. Komentar serupa datang dari akun @mamanyarefanrara yang menyarankan agar pihak kepolisian lebih bijak dalam menanggapi situasi tersebut. Beberapa netizen dari Palembang juga menyatakan rasa malu terkait perilaku warga yang tidak beretika dalam peristiwa ini.
Sementara itu, akun @zzzyz093 membuat video yang memperlihatkan perbandingan sikap antara warga Jawa, Papua, dan Palembang saat ada pembagian makanan dalam acara besar. Dalam video tersebut, warga Papua terlihat tertib mengantre, sementara daging rendang di Palembang sudah raib diambil sebelum waktunya.
Di kolom komentar, perdebatan sengit terjadi antara netizen dari berbagai daerah. Banyak yang menyatakan rasa malu menjadi bagian dari masyarakat Palembang, sementara yang lain mencemooh perilaku warga Palembang yang dianggap kurang beradab. Tidak sedikit pula yang menyesalkan tindakan mereka yang mengambil daging rendang, dengan beberapa komentar mengecamnya sebagai tindakan pencurian.
Seorang pengguna TikTok dengan akun @rifki_as7 bahkan mengaku ikut mengambil bagian dari daging rendang tersebut. “Gua dapet 4 baskom, jirrr, bareng temen-temen. Salam Palembang keras!” ujarnya, yang langsung dibanjiri komentar dari netizen yang mengecam tindakannya dan mempertanyakan rasa bangga terhadap aksi tersebut.
Perdebatan ini terus bergulir, memperlihatkan perbedaan sikap dan norma yang berkembang di masing-masing daerah. Hingga saat ini, fenomena ini masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial, dengan berbagai perspektif yang terus bermunculan.