• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Terms and Conditions
Kamis, 11 Jun 2026
Info Jabar
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Finance
    • Wisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Home
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Finance
    • Wisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
No Result
View All Result
Info Jabar
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Teknologi
  • Finance
  • Otomotif
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Home Nasional

Harga Sayur Merosot, Petani di Bengkulu Buang Hasil Panen sebagai Bentuk Protes

Luki Aldiansyah by Luki Aldiansyah
1 tahun ago
in Nasional, Viral
Harga Sayur Merosot, Petani di Bengkulu Buang Hasil Panen sebagai Bentuk Protes

Petani di Bengkulu buang sayuran hasil panen

0
SHARES
1
VIEWS

Bengkulu (Infojabar.com) – Sejumlah petani di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, meluapkan kekecewaan mereka terhadap harga jual sayur yang merosot tajam dengan membuang hasil panen ke jalan raya. Aksi ini menjadi simbol protes atas anjloknya harga komoditas hortikultura yang dinilai tidak lagi sebanding dengan biaya produksi.

Aksi tersebut terekam pada Kamis (10/4/2025), saat para petani datang dengan mobil pikap yang berisi sayuran seperti tomat, terong, dan kacang panjang. Sayuran itu kemudian dibuang begitu saja di tepi jalan desa. Warga yang melintas, terutama ibu rumah tangga, tampak memanfaatkan momen tersebut dengan mengambil sayuran secara gratis untuk dibawa pulang.

Harga jual sayur di tingkat pengepul saat ini memang terpantau jatuh. Tomat hanya dihargai sekitar Rp4.000 per kilogram, buncis Rp5.000 per kilogram, dan terong bahkan hanya Rp3.000 per kilogram. Sementara itu, pasokan panen tengah melimpah akibat musim tanam yang berhasil, membuat harga makin tidak stabil.

Kepala Dusun 3 Desa Suro Muncar, Bentar Prapasta, membenarkan adanya aksi spontan dari para petani yang berasal dari sejumlah wilayah sekitar Ujan Mas.

“Aksi ini murni bentuk kekecewaan para petani atas harga yang tidak manusiawi. Awalnya dilakukan oleh beberapa petani, lalu diikuti yang lain. Kami dari pemerintah desa hanya bisa memantau dan berharap ini menjadi perhatian pihak berwenang,” ujar Bentar.

BeritaTerkait

Jejak Kepemimpinan Hamengku Buwono II yang Kembali Dikenang Menuju Gelar Pahlawan Nasional

Warung Makan Viral di Klaten

Tersandung Dugaan Ijazah Palsu, Wali Kota di Jepang Mundur dari Jabatan

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak semua petani membuang hasil panennya. Beberapa di antaranya memilih untuk membagikan sayur secara cuma-cuma kepada masyarakat. Di wilayah Kecamatan Kabawetan, misalnya, sejumlah petani meletakkan sayuran di halaman rumah dan membiarkan warga mengambilnya tanpa perlu izin.

Menurut Bentar, para petani berharap pemerintah kabupaten hingga tingkat provinsi segera turun tangan untuk mengatasi gejolak harga di sektor pertanian, terutama dengan memberikan jaminan pasar atau intervensi harga agar tidak terus merugikan petani kecil.

“Kalau terus begini, petani bisa bangkrut. Kami butuh solusi, bukan hanya janji,” tegasnya.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa stabilitas harga di sektor pertanian masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak bagi para pemangku kebijakan, agar kesejahteraan petani tak sekadar menjadi wacana di atas kertas.

Tags: BengkuluHarga sayur anjlokPetani di bengkulu
ShareSendSharePin
Luki Aldiansyah

Luki Aldiansyah

Waktu sangat berharga, gunakanlah dengan bijak

Berita Terkait

Jejak Kepemimpinan Hamengku Buwono II yang Kembali Dikenang Menuju Gelar Pahlawan Nasional

Jejak Kepemimpinan Hamengku Buwono II yang Kembali Dikenang Menuju Gelar Pahlawan Nasional

15 Apr 2026

Warung Makan Viral di Klaten

21 Agu 2025
Tersandung Dugaan Ijazah Palsu, Wali Kota di Jepang Mundur dari Jabatan

Tersandung Dugaan Ijazah Palsu, Wali Kota di Jepang Mundur dari Jabatan

12 Jul 2025
Load More
Next Post
Produsen Elektronik Pemalang Unggul di Kawasan Berikat

Produsen Alat Elektronik Pemalang Raih Keunggulan Fasilitas Kawasan Berikat

Berita Populer

  • Blackhawk Network (BHN) Jalin Kerja Sama dengan Roblox untuk Hadirkan “Digital Gift Card” di Indonesia

    Blackhawk Network (BHN) Jalin Kerja Sama dengan Roblox untuk Hadirkan “Digital Gift Card” di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Obat Generik dan Perannya dalam Akses Kesehatan yang Lebih Merata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Es Susu Kedelai Soya Viral di Merasi: Ahmad Jais Raup Untung Besar, Jual Ratusan Cup Tiap Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DP3A Kota Bandung Dampingi Korban Perundungan Siswa SMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayap di Musim Hujan Meningkat? Kenali Penyebab dan Solusi Penanganannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Transaksi Digital Aman dan Praktis: Mengapa VCC Jadi Pilihan Cerdas di Era Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2024 Info Jabar - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Jawa Barat
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kriminal
  • Viral
  • Opini
  • Teknologi
  • Finance
  • Otomotif
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright © 2024 Info Jabar - All rights reserved